Update Game

League of Legends Patch 26.22 Perbarui Mel serta Sesuaikan Kekuatan Sejumlah Champion

League of Legends Patch 26.22 menghadirkan perubahan penting terhadap keseimbangan GAME, dengan Mel menjadi salah satu champion yang memperoleh pembaruan terbesar melalui midscope adjustment. Riot Games menggeser sebagian kekuatannya dari fase awal menuju scaling yang lebih baik, sekaligus merancang ulang kemampuan Rebuttal agar tidak lagi berfokus pada pantulan proyektil. Patch ini juga memberikan buff dan nerf kepada sejumlah champion seperti Aurelion Sol, Corki, Kayle, Locke, Maokai, Thresh, Viktor, Yasuo, dan Zaahen. Perubahan tersebut membuat pemain perlu kembali mengevaluasi build, matchup, serta strategi yang digunakan di Summoner’s Rift.

Pembaruan Mel Menjadi Sorotan Utama League of Legends 26.22

Pembaruan utama dalam Patch 26.22 difokuskan kepada Mel, yang mendapatkan midscope adjustment. Riot menarik sebagian power dari fase laning dan memindahkannya menuju scaling. Statistik dasar Mel ikut disesuaikan, termasuk health awal, pertumbuhan health, mana, armor, attack damage, serta attack speed. Tujuan pendekatan tersebut adalah membuat fase awal Mel lebih mudah dilawan, sementara efektivitasnya dapat berkembang lebih kuat menuju fase menengah dan akhir permainan.

Kemampuan pasif Searing Brilliance juga mengalami perubahan angka. Kekuatan awal bolt pasif diturunkan, tetapi nilai akhirnya tetap memiliki potensi scaling. Perubahan ini mengurangi kemampuan untuk mendominasi lawan hanya melalui tekanan awal. Namun, penurunan tekanan pada tahap awal disertai perubahan yang mendukung scaling. Dengan demikian, Mel lebih diarahkan menjadi champion yang berkembang sepanjang pertandingan dan membutuhkan keputusan yang lebih terencana.

Skill W Mel Dirombak Menjadi Penghancur Proyektil Area

Skill W milik Mel menerima perubahan paling fundamental. Pada versi sebelumnya, kemampuan tersebut dikenal karena dapat memantulkan efek tertentu. Melalui midscope terbaru, mekanisme tersebut diganti menjadi nova area. Nova tersebut berfungsi untuk membersihkan proyektil serta perisai musuh sambil memberikan movement speed kepada Mel dan sekutu di dalam area.

Proyektil yang dihancurkan kemudian memicu retaliation damage pada akhir durasi nova. Sistem retaliation ini membuat penggunaan W lebih berorientasi pada timing dan posisi. Alih-alih hanya menunggu satu proyektil berbahaya, Mel memiliki pilihan defensif yang lebih luas dalam pertarungan kelompok. Pembaruan tersebut juga membatasi situasi di mana Mel terlalu kuat melawan skill spesifik.

Radiant Volley dan Solar Snare Ikut Disesuaikan

Radiant Volley atau Q mengalami revisi pada pola kerusakannya. Damage pukulan awal dikurangi, sedangkan multi-hit memperoleh scaling yang lebih baik. Laju perjalanan Q menjadi sedikit lebih lambat, sehingga pemain Mel perlu lebih akurat ketika mengarahkannya. Untuk mendukung scaling, Q kini memberikan cooldown refund setelah setidaknya satu champion terkena. Biaya mana juga diturunkan, sehingga Mel memperoleh kesempatan membangun stack pasif dengan lebih konsisten.

Kemampuan E Solar Snare juga mengalami perubahan penting. Lama root kini bergantung pada seberapa jauh kemampuan mengenai lawan. Musuh yang berada dekat dengan Mel tidak lagi menerima crowd control sepanjang sebelumnya, sedangkan penggunaan E pada jarak maksimal memiliki potensi kontrol lebih besar. Slow juga berubah berdasarkan level skill, sementara biaya mana dikurangi. Perubahan tersebut mendorong pemain memaksimalkan positioning.

Sejumlah Champion Memperoleh Peningkatan Kekuatan di Patch 26.22

Selain midscope Mel, Patch 26.22 membawa peningkatan untuk beberapa pilihan di Summoner’s Rift. Aurelion Sol memperoleh buff untuk kemampuan E, terutama agar jalur peningkatan skill yang populer menjadi lebih efektif. Total magic damage Singularity meningkat, sehingga potensi scaling-nya menjadi lebih kuat. Corki juga memperoleh peningkatan kekuatan ultimate, termasuk tambahan kerusakan proyektil biasa serta roket besar.

Champion scaling Kayle juga menerima buff melalui peningkatan ketersediaan kemampuan Q serta penyesuaian cooldown R. Tujuannya adalah membuat transisinya menuju scaling lebih stabil. Maokai juga mendapat tambahan kekuatan pada kemampuan utamanya, khususnya komponen damage berbasis HP. Penyesuaian ini memberikan tambahan daya saing ketika dimainkan sebagai top atau jungler. Berkat perubahan tersebut, Riot berusaha membuka lebih banyak pilihan champion.

Champion Populer yang Terlalu Kuat Mulai Dikurangi Efektivitasnya

Tidak semua champion memperoleh peningkatan, Riot juga menurunkan performa sejumlah champion. Locke menerima penurunan damage pada kemampuan Ritual Nails, terutama damage stack serta nilai maksimalnya. Durasi Soul Ignition juga dipersingkat, sehingga efektivitasnya dalam pertarungan awal berkurang. Menurut catatan Riot, perubahan tersebut mencoba menahan kekuatan Locke di tangan pengguna berpengalaman.

Thresh juga mendapat nerf karena terus menonjol di antara support untuk pemain berkemampuan tinggi. Base AD Thresh diturunkan, sementara damage The Box juga dipangkas. Yasuo menerima penurunan damage Q berdasarkan total Attack Damage. Perubahan Yasuo berkaitan dengan meningkatnya performa build critical strike. Bagi pemain, timing pertarungan mungkin perlu disesuaikan kembali.

Patch 26.22 Membantu Scaling Viktor dan Early Game Zaahen

Viktor menjadi salah satu champion yang memperoleh sebagian kekuatannya kembali. Riot menemukan bahwa perubahan sebelumnya melemahkannya lebih jauh dari target, tetapi mempertahankan tujuan melemahkan dominasi fase awal. Sebagai solusi, Viktor menjadi sedikit lebih kuat secara defensif seiring level dan rasio AP ultimate diperkuat. Perubahan seperti ini memindahkan sebagian kekuatannya menuju scaling.

Zaahen juga menerima buff tetapi dengan fokus yang berbeda. Riot menilai scaling Zaahen sudah sesuai, tetapi fase laning dan skirmish awal masih kurang memuaskan. Cooldown The Darkin Glaive kemudian diturunkan, terutama pada rank awal. Perubahan tersebut membuka ruang untuk memainkan lane secara lebih agresif. Pengguna champion tersebut tetap dapat memanfaatkan perkembangan champion di late game, tetapi kini memiliki alat yang sedikit lebih baik pada fase awal.

Penyesuaian Champion Bukan Satu-satunya Isi League of Legends 26.22

Selain menyesuaikan champion, Riot juga membawa perubahan terhadap sistem permainan. Pilihan item tertentu untuk marksman mengalami perubahan karena Riot ingin mengurangi dominasi pola build tertentu. Konten Journey to Stardom turut diperbarui melalui berbagai perubahan augment dan bugfix. League Classic juga mendapat pembaruan, sehingga Patch 26.22 mencakup area yang lebih luas daripada Summoner’s Rift.

Patch ini juga berkaitan dengan perubahan besar pada Teamfight Tactics. Riot menjelaskan bahwa Teamfight Tactics memperoleh client mandiri mulai 4 November. Karena perubahan tersebut, ukuran download Patch 26.22 menjadi lebih besar dari biasanya. Sesudah transisi dilakukan, pemain dapat memisahkan kebutuhan instalasi kedua GAME. Bagi pengguna yang hanya memainkan League of Legends, perubahan ini dapat membuat pengelolaan instalasi lebih fleksibel.

Dampak Patch 26.22 terhadap Strategi Pemain League of Legends

Pembaruan GAME League of Legends versi 26.22 menghadirkan sejumlah penyesuaian besar. Pembaruan kemampuan Mel menjadi salah satu bagian terpenting, dengan dominasi lane yang diturunkan dan potensi scaling yang ditingkatkan. Desain ulang kemampuan defensif Mel juga memberikan fungsi baru dalam team fight. Bersamaan dengan itu, champion seperti sejumlah champion dari berbagai role mendapat tambahan kekuatan, sedangkan beberapa karakter yang sedang kuat menerima penyesuaian ke bawah.

Bagi komunitas Summoner’s Rift, memahami setiap perubahan menjadi bagian penting sebelum menentukan strategi. Pola permainan pada patch terdahulu mungkin tidak menghasilkan efektivitas yang sama setelah berbagai balancing terbaru aktif. Pemain Mel khususnya perlu menyesuaikan timing kemampuan defensif, sementara komunitas secara umum dapat memperhatikan perubahan matchup. Bila sudah merasakan perubahan champion terbaru, silakan bagikan pendapat mengenai midscope Mel agar komunitas dapat bertukar pengalaman.

Jasmin Wahyuni

Saya Jasmin Wahyuni, penulis yang fokus pada dunia game dan pengalaman bermain interaktif. Melalui tulisan, saya menghadirkan review, tips bermain, serta update terbaru yang relevan bagi para gamer. Bagi saya, menulis tentang game adalah cara untuk berbagi antusiasme, mempererat komunitas, dan menjadikan dunia gaming semakin seru dan bermakna.

Related Articles

Back to top button